Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 November 2009

Still; Stand in the Lord’s Love

HIDE ME NOW
UNDER YOUR WINGS
COVER ME
WITHIN YOUR MIGHTY HAND


CHORUS:
WHEN THE OCEANS RISE AND THUNDERS ROAR
I WILL SOAR WITH YOU ABOVE THE STORM
FATHER YOU ARE KING OVER THE FLOOD
I WILL BE STILL AND KNOW YOU ARE GOD

FIND REST MY SOUL
IN CHRIST ALONE
KNOW HIS POWER
IN QUIETNESS AND TRUST


(Reuben Morgan)

Percakapan saat nonton Film 2012

Ko-mo: wah vel, keaknya kamu mesti kuat doa dech, vel

Vel : yah dari dulu juga kuat doa,ko. doain km, tapi tetep ja ga berubah hahahh

Ko-mo: Bukan saatnya bercanda vel, coba kamu perhatiin film ni

Vel: dari tadi juga kita perhatiin, gimana sich, ko..ko..

Ko-mo:heheh iya sich tapi maksudnya , kamu resapi maknanya...

Vel: hmmm....... trus?

Ko-mo:kalo kamu salah satu dari orang2 itu, apa yang bakal u lakuin,?

Vel: Wah bakalan senang dech pokoknya! hahahah

Ko-mo:hah, kok gitu??

Vel: kan dapet gaji! walopun sbagai figuran aja, apalagi kalo sbagai pemeran utamanya! belom lagi,namaku jadi tenar.. ya gag?

Ko-mo: hoalah! maksudnya kalo kamu dalam situasi kayak di film ini, ndul!

Vel: wah tadi pertanyaanya gag gitu dech!.. tapi kalo beneran aku dalam situasi gini, yah berserah ajalah... liat aja tadi di tayangan sebelomnya, peta pulau indonesia aja ditandai udah tenggelam! nah kalo aku nanya ke kamu dengan pertanyaan sama?

Ko-mo: bingung mau ngapain! ntuh liat aja... semuanya pada musnah kayak rumah semut disiram air panas! Kamu cepet2 kawinlah , 3 tahun lagi loh! hahahah!

Vel: yee enak aja! gag lah aku percaya kayak ginian! kan kiamat tuh gag ada yang tau, kcuali God! gimana sich!

Ko-Mo: kalo aku rada takut juga sich, kalo ini beneran... lagian napa juga sutradaranya buat film kayak ginian?? mana pake hancurin gereja ama patung Yesus lagi! gagtau apa, kayak gituan udah menghina agama?

Vel: yeee ko-mo nich gmana sich.. di dunia ini gag ada yang abadi men! semua bakalan hancur! lagian kita gag sembah patungnya juga gag ada perintah untuk kagum ama bangunan ibadah?? kalo kamu mau sayang ma benda materi di dunia ya berarti u memang gag rela tinggalin dunia! kamu memang maunya hidup di dunia, dengan segala kekaguman kamu ama agama, bangunan ibadah, en kesucian kamu!

Nikmati aja film ini sbagai film, buka panduan untuk keimanan kita! intinya: biarin aja semuanya hancur! yang penting keimanan kamu tetep kokoh ya gak??

Ko-mo: jadi maksud kamu, yang paling penting itu iman kita, bukan simbolnya?

Vel: yup bener bgt!

Ko-mo: yah filmnya habis... kamu sich ngomong mulu!!

Vel: eh,, baca lagi dech percakapan kita dari atas; kamu duluan kan yang ngajak... -_-'

Jumat, 20 November 2009

Kelihatan Putih tapi Item

Dulu, pas masih SD aku pergi n pulang sekolah jalan kaki. jarak antara sekolah dan rumahku kira-kira 5 kilometer. mungkin karna udah biasa, dan memang daerahnya blom seperti sekarang, aku dan teman-temanku gak kenal namanya capek dan kemudian ngeluh. Pengalaman paling unikyang gak pernah kulupakan sampai sekarang adalah pas ngejar sesuatu yang aneh di permukaan aspal. warnanya putih dan sangat berkilau, tapi pas udah dekat, benda itu ilang, yang ada tetep aja aspal item seperti yang kami lalui sebelumnya!

Benda yang mistik itu terungkap juga pas udah kelas 1 SMP. Pak guruku dengan sedetail-detailnya menjelaskan benda yang akhirnya kami tahu itu namanya Fatamorgana.
huft! sempat aku pikir benda putih itu tidak akan pernah diketahui oleh ilmu pengetahuan yang diajarkan sekolah. hmm... dari jauh kelihatan putih tapi pas didekatin, eh tetep aja warnanya item.. huft!
unik yah..

Pembaca something's wrong; Tau gak, sifat fatamorgana kayak gini, sering didapatin dalam kehidupan kita loh..
Sebelum kita mengenal lebih dekat pribadi yang kita temui, terkadang kita terlalu mudah menyimpulan bahwa dia orangnya baik, cakep, gampang bergaul, de'el'el... kita mulai berusaha mendekati dia, menjadikan dia sahabat kita, bahkan kita mungkin mulai berkesimpulan bahwa dia cocok menjadi pasangan hidup kita, karena dia adalah pribadi yang kita impi-impikan.

Seiring berjalannya waktu, tanpa disadari sahabat baru kita ini mulai menunjukkan perubahan demi perubahan. mulai menunjukkan karakter aslinya. dan akhirnya, teeneeeng!! rasa kagum kita, simpati dan perhatian kita mulai hilang setelah mengetahui, ternyata sang sahabat tidak sesuai dengan yang kita harapkan. dan akhirnya, tindakan "menjauh"pun mulai menjadi pilihan kita.

huft! ironis memang.. tapi inilah yang kita jumpai dalam kehidupan kita. lebih ironis apabila kita akhirnya tidak mau belajar dari setiap pengalaman yang kita alami dan kemudian kita mengalami hal tersebut berkali-kali.

Minggu, 15 November 2009

Fenomena Blogger Copy-Paste

Beberapa hari belakangan ini,aku mendapat banyak pesan dari rekan-rekan pembaca blog yang intinya bertanya apakah pesan tulisan yang aku tulis di blog (www.mahasiswagokil.blogspot.com) itu benar tulisanku atau hanya sekedar men-copy-paste dari blog atau situs lain...aku sempat terkejut, tapi disisi lain ada perasaan senang juga dengan pertanyaan seperti itu. setidaknya dari pertanyaan itu, secara implisit para penanya ingin mengatakan bahwa mereka tertarik dan senang membaca artikelku , walaupun di sisi lainnya mereka sedikit meragukan keaslian dari hasil karya tulisku ini. yah... mungkin dari tampangku di profil foto yang kurang meyakinkan... (-_-')

Aku cukup memahami apa yang dirasakan pembaca blog di jaman sekarang. Satu artikel tetapi banyak yang mengaku penulisnya! Hal yang luar biasa yang sempat aku temui adalah ketika aku mencoba menggunakan search engine-nya paman google, dan menemukan begitu banyak sekali artikel yang sama persis. Perbedaannya hanya pada nama penulis dan nama blognya... salah satu contoh artikel yang sempat aku baca adalah tentang cerita fenomenal Gabby dengan lagunya; Tinggal kenangan. Ternyata bukan hanya lirik lagu tinggal kenangan yang tak diketahui scara pasti penulisnya, tetapi juga artikel yang menyangkut pembahasan lirik lagu tersebut.


Ironis memang. Di tengah semakin banyaknya manusia kreatif, banyak juga manusia yang "kreatif" membajak karya orang lain tanpa memperhitungkan apa dampak negatifnya.


Salah seorang ilmuwan paling fenomenal berkata" Dari hal kecil, bisa menjadi hal yang luar biasa besar!" Mungkin kita saat ini punya pemikiran bahwa itu tindakan yang tidak berarti apa-apa. Tetapi dengan tindakan seperti itu, kita mulai menanam bibit rasa malas dalam diri kita. padahal kita akan memiliki begitu banyak buah karya ketika kita mau menjadi diri sendiri. baik dalam berpikir maupun dalam bertindak.


Bukankah kita juga sering mempermalukan negara lain ketika mereka terindikasi men copy hasil karya kita? Masih ingat jelas di ingatanku ketika masyarakat kita melakukan tindakan heroik; ingin memerangi negara tetangga malaysia karena telah men-copy hasil budaya kita. aku tidak pernah menilai bahwa tindakan itu salah, justru aku kagum setiap melihat sikap patriotisme masyarakat dalam membela bangsa, namun di sisi lain, sudahkah kita lebih baik dari mereka, sehingga kita terlalu merasa layak untuk menjadi hakim atas mereka.


Sudah saatnya kita bercermin terhadap negara negara maju yang sangat malu dengan budaya copy-paste. Negara Jepang misalnya(walaupun tidak semuanya), mereka berusaha mempertahankan budaya aslinya dengan mengembangkan budayanya sendiri.


lastly, waktunya kita kembali membuka mata kita lebar2 dengan tujuan bukan untuk melihat kesalahan pada diri orang lain saja, tetapi juga pada diri kita sendiri.


sekedar info, berikut ini ada weblog yang memuat daftar film dan sinetron yang terindikasi hasil plagiat dari film negara lain.:http://halte330.multiply.com/journal/item/12/Anti_Plagiat

Kamis, 12 November 2009

Mahasiswa oh Mahasiswa!

Kujejaki anak tangga ke atas kamarku. rasa ngantuk, lelah, laper menjadi satu. bagaimana tidak, setelah bergadang sampai pukul 4 dini hari, bangun pukul 7, dan disambung perkuliahan sampai pukul 5 sore menjadi alasan utama mengapa diriku ingin sekali beristirahat tanpa ada yang ganggu. segera ku sambar handuk di pojok kamarku dan air dingin pun membasahi tubuhku yang penat. pakaian sudah kupakai, tanpa pikir panjang akupun tertidur pulas.


Yah... itulah sepenggal kisahku sore ini,Kamis(12/11/2009) yang bila dipandang dari sisi kesehatannya dampaknya sangat buruk! tapi inilah aktivitas rutin aku dan hampir sebagian besar mahasiswa. tugas yang menumpuk, bahan presentasi yang belum selesai dikerjakan, dan segudang kegiatan kampus yang menantang membuat sebagian dari mahasiswa tidak menyadari kalau aku dan rekan mahasiswa lain sudah melupakan saat-saat berharga bersama sahabat, bersama orang tua, dan mungkin orang yang disayangi.




Itulah mahasiswa! tidak tenang sebelum mencoba, tidak menyerah saat gagal, tidak akan berhenti sebelum berhasil, dan tidak terlalu merasa puas setelah berhasil!


Selama hampir 3 tahun aku menuntut ilmu di Universitas Borneo. banyak hal unik dan sekaligus Aneh bagi saya bahkan jauh dari logika saya sebagai mantan pelajar SMAN1 Tarakan. ada mahasiswa yang begitu serius belajar dan begitu termotivasi untuk memenuhi semua tugas- tugas guru, ada pula yang terlihat santai santai saja. bahkan berusaha menghindari mata kuliah yang tidak disukai. alasannya? entah karena dosennya pelit nilai, atau terkesan killer. Ada mahasiswa yang berpenampilan rapi, layaknya seorang guru, tetapi adapula mahasiswa yang, terkesan gokil; memakai sendal jepit, kaos oblong, rambut panjang, dan celana bolong di bagian lutut.



Yang menurut aku layak masuk kategori paling aneh adalah ketika mendengar beberapa alasan dari senior kampus yang punya alasan menarik mengapa mereka senang berlama-lama menyandang status mahasiswa. salah satu abang yang sampai saat ini masih bangga dengan status mahasiswa dan sempat aku tanyai tepat 2 hari sebelum acara wisuda di kampus Borneo berkata begini "abang justru prihatin dengan mereka yang lulus duluan, mereka boleh dikatakan sudah sarjana, tetapi mereka lebih layak disebut sarjana prematur!" what??!


Berhari-hari aku memikirkan apa yang dimaksud dengan sarjana prematur julukan si abang. dan akhirnya setelah bertapa didepan salah satu buku di perpustakaan kota yang berjudul "Stress Management", barulah otak pintarku sadar ; sang abang ingin menjelaskan bahwa nilai akademik saja tidak cukup untuk menjadi bekal untuk masuk ke dunia kerja apalagi di jaman sekarang.


Kalian boleh punya pengertian yang bertolak belakang dengan pendapat si abang, atau bahkan tertawa dengan pendapatnya apalagi setelah melihat statusnya yang masih sebagai mahasiswa. tetapi perlu kalian sadari, hampir setiap hari ada guru yang menangis di depan siswanya, karena tidak mampu menghadapi ulah anak didiknya, bahkan ada yang mesti berkelahi dengan muridnya. Itu semua karen mereka tidak kuat mental.


Sudah seharusnya kita tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan. terutama dalam melihat dan mengamati keadaan yang terkadang aneh menurut pemikiran kita. bukan hal hina bila kita mempelajari beratus-ratus kali apa yang tidak kita ketahui ketimbang kita acuh tak acuh dengan apa yang kita jumpai disekeliling kita. sekali lagi mahasiswa tetap harus terus berusaha dan memiliki mental seorang mahasiswa sejati;
"tidak tenang sebelum mencoba, tidak menyerah saat gagal, tidak akan berhenti sebelum berhasil, dan tidak terlalu puas ketika mencapai keberhasilan!"


Singkat padat dan Tidak di jamin sempurna , tapi Revaival berharap dapat berguna!

Jumat, 06 November 2009

Positive Thinking for Happy Weekend




Selamat Pagi Dunia!
Gak tau kenapa, hampir semua ceritaku itu diawali dari pagi tepat pukul 7, tapi yang jelas aku senang banget hari ini, karna aku bisa siaran sambil ngenet! (:P)terima kasih dech buat "tetangga sebelah" yang gag memasang security di hotspotnya jadi aku bisa ngenet sepuas perutku wkwkwk (:?)

Hidup ini benar2 indah,penuh warna! setelah berantem ama temanq semalam di facebook, hari ini aku dapet makanan gratis dari teman yang berbeda, duitku ilang! tapi pas lagi sibuk nyari duit, eh dapet sms dari temen baikku yang isinya tawaran ngajar les dengan upah yang maxi! pas lagi jalan, duh habis bensin,mana harus naik pendakian lagi, tiba2 ada yang dorong sambil naik motor dari belakang, eh dia juga ngasih duit buat beli bensin, setelah dia tau duitku habis! belakangan aku tau kalo aku juga penah nolongin dia dalam keadaan yang sama! hahahh gokil dech!

Ehm, setelah mengalami hal-hal aneh diatas, kalo aku pikir pikir kayaknya hidup ni sebenarnya gag ada yang membosenkan , semuanya menyenangkan, tergantung kita mau berpikir positif atao gak! jadoi inget program curhat di radio kemarin, salah satu pendengar setia yang kurang lebih ceritanya gini: "aku gag punya banyak teman di kota ini, ortu jauh dari aku, persediaan makanan hampir habis, bentar lagi bayar uang kuliah, tapi aku yakin dan bersyukur Tuhan gag Pernah ninggalin aku! Makasih Tuhan!" Wah pas aku baca pesan itu, sempat juga sich aku terdiam seribu bahasa! Bahkan dalam keadaan yang setengah idup pun masih ada juga orang yang tidak mau mengeluh dan berpikir positif dalam mengambil keputusan!

So, How About us? yang mungkin dengan segala kelimpahan Tuhan berikan, apakah kita masih bisa semangat kayak pendengar radio itu? aku yakin hidupnya tidak sekedar yakin dan bersyukur, dia pasti dia juga berusaha untuk menyelesaikan masalahnya. tapi dia sudah mengambil keputusan awal yang benar!

untuk mengawali pagi dan akhir pekan yang indah ini, penting banget untuk kita terus bersyukur dan yakin bahwa dibalik masalah yang mungkin kita sedang hadapi, akan selalu ada jalan untuk menyelesaikan masalah kita!

singkat padat dan gag dijamin jelas hehehe ^_^, tapi setidaknya ini bisa manjadi bahan renungan kita semua

Rabu, 04 November 2009

Pak Tua ‘Sang penambal ban”, Dosen baruku

Huft! Hari ini tetap luar biasa walapun ada sedikit menjengkelkan juga, kenapa tidak, aku mesti dorong motor sejauh hamper satu kilometer. Ku yakin pembaca udah ngerti kenapa ne motor mesti didorong sejauh ini!kalo bukan bocor, habis bensin, atau mesin yang lagi ngambek, dan kali ini penyebabnya yang pertama aku sebutkan tadi. Setelah sekian banyak peluh keluar akhirnya nyampe juga di tambal ban pak tua. Aku bilang pak tua karna umurnya udah 50an taon.


Aku sudah tidak mikirin lagi rasa capek setelah liat ni pak tua. dengan bertelanjang dada, dan celana pendek , tangan dipenuhi oli, dia dengan ramah melayani para pasiennya , salah satunya motorku yang dari tadi aku dorong. heheh :P. Dengan gaya seorang tambal ban professional dia mulai melakukan tindakan medis ala tukang tambal ban. Ne bapak udah tua tapi masih semangat untuk bekerja, seingat aku, aku pernah tambal ban disini, kira 3 tahun yang lalu. Jadi bisa aku bayangkan keuletan sang pak tua mempertahankan usahanya.




Satu menit, sepuluh menit, tigapuluh menit Hup! Akhirnya selesai juga heheh :O. 10 ribu rupiah jadi milik sang bapak setelah selesai dengan sukses menambal motor kesayanganku. Makasih pak tua!

Waktu 30 menit bersama sang pak tua, sangat cukup kujadikan modal untuk belajar arti ketekunan. Walapupun aku mesti bolos untuk mata kuliah Business Management, tapi hari ini banyak pelajaran istimewa yang aku dapatkan.

Apa yang kita raih sekarang itu adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang kita lakukan terus-menerus. Keberasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila kita yakin pada tujuan dan jalan kita, maka kita harus memiiliki ketekunan untuk tetap berusaha.




Ketekunan adalah kemampuan kita untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. kita harus tetap mengambil langkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti, maka kita tidak berada di sini sekarang. Setiap langka menaikan nilai diri kita. Apapun yang kita lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan kita. Karena ketekunan adalah daya tahan kita.



Pepatah mengatakan bawa ribuan kilometer langka dimulai dengan satu langka. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah kecil. Dan langkah pertama keberhasilan harus dimulai dari rumah kita sendiri. Rumah kita yang paling baik adalah hati kita. Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu mulailah kemajuan dengan
memajukan hati, kemudian pikiran dan usaha – usaha kita. Ketekunan hadir bila apa yang dilakukan benar – benar dari hati. So, belajarlah tekun walaupun terkadang pekerjaan yang kita kerjakan tidak begitu begitu berarti bagi orang lain.





Selasa, 03 November 2009

Bangun pagi.. tidur pagi,,, bangun pagi....tidur pagi....banguuun, pagi lagi!

Luar biasa! itu satu2nya kata yang ku bisa ungkapin pagi ini. masih diberikan kesehatan, masih diberikan umur panjang, masih diberikan matahari untuk menyinari bumi, masih diberikan sahabat baru, pengalaman baru, pacar yang... oh no!, and all things new lah. Pokoknya pagi ini...Benar2 luar biasa!!

Ngomong2 soal kata yang terakhir tadi, kata "Luar Biasa" emang gag pernah bisa aku lepasin. selalu kuucapin kemana pun aku pergi! ku jadi inget ketika ada yang nyapa kemudian nanya kabar, tanpa berpikir panjang ku jawab Luar biasa, ketik harus menjadi pembicara di depan orang banyak ataupun sedikit, "kata luar" biasa juga sering aku ucapin. aku senang dengan kata ini, luar biasa artinya diatas normal! jujur! aku manusia yang malas hidup dalam keadaan normal normal saja, ato dalam keadaan biasa2 saja. ketika keseharianku mulai berpotensi dalam keadaan seperti itu,maka aku akan berusaha ngelakuin hal yang ektrim! masa bodoh itu melanggar kebiasaan hidup orang banyak, atau tetep dalam keadaan mematuhi norma, yang jelas aku pengen banget hidup aku bukan biasa2 saja! bukankah kita diciptakan dengan luar biasa, kita hidup dengan luar biasa, tapi napa kok kita sulit melakukan hal2 yang luar biasa? yah itu sekilas knapa aku benci dengan kata biasa saja dan ngefreak dengan kata luar biasa!

oke, oke mungkin sedikit membosankan cerita yang diatas, dan pembaca perlu tahu, aku juga orangnya suka bosen! bosen dengan berita cicak dan buaya yang ge hangat dibicarakan di tipi2. la iya! sama2 binatang kok kelahi toh...! Lupakan soal cicak dan buaya! sekarang masih membahas soal "bosan". semoga pembaca gag bosan, soalnya penulisnya juga udah mulai bosen hehehe! ohya, aku juga bosen dengan NSP "bangun tidur, tidur lagi, bangun tidur, tidur lagi,!" sumpah! ni benar2 mbuat aku berpikir seribu kali! kenapa lagu sesimpel n se gag jelas ini banyak aku dengar jadi nada sambung teman2 di kampus, di tempat kerja, dan dimana-mana.... emang gag ada kerjaan? kok bangun tidur, tidur lagi? ne budaya yang sangat di tentang oleh orang western dan orang jepang! ne budaya malas! aku jadi inget temen aku yang semalam minta dijemput kekampus karna motornya rusak, pas aku ke rumahnya eh dia masih tidur! padahal bentar lagi dosennya bentar lagi masuk! dasar...
usul nich, Segera ubah lirik lagu mbah Nyentrik itu dengan; bangun pagi...tidur pagi...bangun pagiii...tidur pagiii hahahaha! Garing!

kali ini postingku banyak melenceng dari topik!
tak apalah ne bukan salah siapa2, bukan juga salah laptopku yang udah low bat apalagi salah ibu mengandung, gag banget. mungkin sistem C di otakku sedikit error. yang jelas aku berharap;

1. kita semua telah mengawali hari ini dengan senyuman dan semangat, dengan begitu anda sudah menjadi bagian dari manusia yang luar biasa! kenapa? soalnya menurut survey yang sama sekali gag bisa dipercaya, sebagian besar orang di dunia ini dipenuhi kekuatiran dan sulit bersemangat di pagi hari karena masalah perut! jadi berbahagialah anda-anda yang tidak mengalaminya! (maaf yang fotox dipinjem hehehe, tapi kalo pembacamau kenalan ama dia, tinggal klik aja fotonya.....
Rommie Ryand
2. Hari ini mesti denger Radio SKFM di 91.2 FM, soalnya selain penyiarnya keren n gaul mereka juga pasti bakal ngajak makan! hehehehehh
Revaival Rival
3. Jangan malas ke kampus! kalo gag mau disayang ama dosen dan jadi Mapala "mahasiswa paling Lansia" ( maaf sebelumnya untuk rekan2 mapala :)

Salam Semangat, Luar Biasa!! hahahaha


Jumat, 30 Oktober 2009

Pagi Dunia!

"Harii Sudah Pagi,,, Bangun dan segeralah mandi....!" wah suaraku merduku menyanyikan lagu milik EXO band kali ini lebih nyaring dari pagi yang biasanya! tidur nyenyak, tidak ada satupun makhluk yang berani menggaggu waktu istirahatku. Justru aku yang kini telah mengganggu sisa waktu tidur tetangga yang lain yang tepat di samping dan di depan kamarku.

Si Ucok (bukan nama sebenarnya) yang sudah menenteng handuk, dan perlengkapan mandi lainnya harus menelan kecewa karena sudah ada diriku didalam kamar mandi sedang menikmati dinginnya air yang mengguyur tubuhku. lagu "Pagi boz" miliknya EXO masih saja kunyanyikan walaupun aku sadar sudah sekian banyak kesalahan pada lirik, tapi masa bodoh! yang penting pagi ini aku mesti lebih semangat!


Segera kupakai kaos bertuliskan "Suara Kasih FM" dan celana panjang, tak lupa sedikit sisiran untuk rambut yang sulit diatur, kemudian parfum Casablanca. Yup! pagi ini adalah jadwalku siaran di Radio. dengan melangkah pasti, tak sabar ingin cepat2 menyapa pendengar setia Radio Suara Kasih 91.2 FM. tangga demi tangga kunaiki untuk mencapai lantai 3. dan akhirnya.....


Radio Belum On Air!?? Penyebabnya??
yeah tak sadar ternyata ada yang tidak kuperhatikan pagi ini, Cuaca yang tidak mendukung di atas langit SKFM menjadi penyebab utama gagalnya aku menyapa pendengar radio pagi ini! akhirnya yang dapat aku lakukan hanyalah terdiam, terpaku, menatap langit seakan menanti jawaban kapankah sang hujan akan berhenti?


Aku mulai belajar bahwa walaupun segalanya bisa kurancangkan, tapi rancangan Tuhan pasti lebih indah dari semuanya.... aku terkadang hanya ingin ikut kata diriku dan ingin mencapai target dari apa yang aku lakukan, tapi lupa bahwa yang mengatur semuanya adalah Tuhan. aku mulai lupa untuk mengucap syukur pagi ini, aku mulai belajar untuk berkat Forgive me God..... I believe that God can Change Something good become something Best.









Facebook sebagai pelepas penat!


Begitu Luar biasa!! Perjalanan dari kampus Borneo yang jarakx cukup jauh dari rumah merupakan alasan utama mengapa hari ini begitu melelahkan... tak kurang dari lima gelas air minum kuteguk, dan satu bak air habis untuk mengguyur badanku yang seakan tak mampu lagi kugerakkan. bahkan untuk mengangkat telpon yang sedang berdering untuk segera makanpun enggan kulakukan. yup itu memang sikap tak terpuji karena yang sedang memanggil tak lain adalah bosku yang ada di lantai 2.



Paragraf diatas sidikit mendeskripsikan keadaanku hari ini. rasa capek yang amat sangat!
huft, skarang udah masuk paragraf ke dua. hemm pointnya adalah mengapa aku capek...
Wow point yang agak sedikit panjang tentunya karena sebagai mahasiswa borneo yang "mulai Rajin", aku harus mengerjakan begitu banyak tugas kelompok, tugas individu, bahkan tugas2 lainnya. berhadapan dengan orang-orang yang bermacam-macam karakter juga membuat diriku berada dalam keadaan under preassure.. apalagi kalo seperti tadi, saat aku sedang presentasi di depan kelas , aku mesti berhadapan dengan begitu banyak wajah menyeramkan yang menghujamkan begitu banyak pertanyaa, kritikan, dan juga kata-kata yang katanya membangun walaupun pada kenyataannya meruntuhkan mentalku untuk terus berdiri didepan ruangan.



huft! Cukup sudah! saatnya ketenangan,, heheh

Setelah ambil sikap doa, laptop pun dibuka, woow! hotspot dari tetangga sebelah sedang aktif, wajahku sudah terbayang dengan layar biru, ups dengan font khasnya, sebuah situs pertemanan yang dirilis tahun 2004 dan dibuat oleh Mr. Mark. situs ini benar2 membuat diriku bersemangat! setelah kurang lebih 4 bulan aku ikut pesbukan kini temenku udah mencapai 1033. masih kurang sich kalau dibandingi dengan sahabatku yang udah mencapai level paling tinggi sebagai facebook maniak.


yups mungkin itu sedikit ceritaku malam ini dan akhirnya, selamat online!





Senin, 26 Oktober 2009

Sang Pemenang (sebuah renungan)

Suatu ketika, tampak sekelompok anak laki laki sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan di sebuah pusat perbelanjaan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya. Diantara ke 4 anak itu, Ada seorang anak bernama Randi. Mobilnya tak istimewa, dibanding semua lawannya, mobil Randi lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsingkan bahkan meremehkan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik.

Dengan tampilan seadanya , yang dibuat dari kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Randi bangga terhadap mobil yang dimilikinya , karena mobil itu buatan tangannya sendiri. Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang.

Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 “pembalap” kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya. Namun, sesaat kemudian, Randi meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak menepi dan berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan yang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, “Ya, aku siap!” 1..2…3…Dor. Tanda pertandingan dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. “Ayo…ayo.. .cepat… cepat, maju…maju” , begitu teriak mereka.

Ahha… sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlampaui. Dan Randi lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Randi. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati “Terima kasih.” Saat pembagian piala tiba. Randi maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahhkan, ketua panitia bertanya. “Hai jagoan kecil kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?”. Randi terdiam. “Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan” Ia lalu melanjutkan, “Sepertinya, tak adil rasanya meminta pada Tuhan untuk menolong saya demi mengalahkan orang lain. Aku , hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar ungkapan bijak dari mulut seorang anak laki laki kecil.

Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan. Renungan : Anak-anak tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua. Randi , tidaklah bermohon pada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian, juga tak memohon kepada Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya. Ia tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya. Namun, ia memohon pada Tuhan, agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga. Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita.

Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan, untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Padahal, bukanlah yang kita butuh adalah bimbingan-Nya, tuntunan- Nya, dan panduan-Nya? Kita sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa, dan kita sering merasa cengeng dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat perjuangan yang mau kita lalui? Saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah, cengeng dan mudah menyerah. Sesungguhnya, Tuhan sedang menguji setiap hamba-Nya.